skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Penjelasan Mengenai Penyakit Ginjal Dan Hipertensi

Penjelasan Mengenai Penyakit Ginjal Dan Hipertensi

Penjelasan Mengenai Penyakit Ginjal Dan Hipertensi – Hipertensi atau tekanan darah tinggi dapat merusak pembuluh darah di ginjal, mengurangi kemampuan mereka untuk bekerja dengan baik. Ketika kekuatan aliran darah tinggi, pembuluh darah meregang sehingga darah mengalir lebih mudah. Namun, peregangan ini meninggalkan bekas luka dan melemahkan pembuluh darah ke seluruh tubuh, termasuk pada ginjal.

Jika pembuluh darah ginjal rusak, mereka dapat berhenti membuang limbah dan cairan ekstra dari tubuh. Ekstra cairan di dalam pembuluh darah dapat meningkatkan tekanan darah, menciptakan siklus yang berbahaya.

Apa Gejala Tekanan Darah Tinggi Dan Penyakit Ginjal?

Kebanyakan orang dengan tekanan darah tinggi tidak memiliki gejala. Dalam kasus yang jarang terjadi, tekanan darah tinggi dapat menyebabkan sakit kepala.

Penyakit ginjal juga tidak memiliki gejala pada tahap awal. Seseorang mungkin telah mengalami pembengkakan yang disebut edema, yang terjadi ketika ginjal tidak dapat menyingkirkan cairan ekstra dan garam. Edema dapat terjadi di kaki, atau pergelangan kaki dan kadang di tangan atau wajah. Setelah fungsi ginjal menurun lebih lanjut, gejala dapat mencakup:

  • Kehilangan nafsu makan
  • Mual
  • Gatal atau mati rasa
  • Kulit kering
  • Sakit kepala
  • Penurunan berat badan
  • Kulit menjadi lebih gelap
  • Kram otot
  • Sesak napas
  • Sakit dada
  • Muntah
  • Mengantuk atau merasa lelah
  • Kesulitan berkonsentrasi
  • Masalah tidur
  • Peningkatan atau penurunan frekuensi buang air kecil

Cara Mendiagnosis Tekanan Darah Tinggi Dan Penyakit Ginjal

Dokter mendiagnosa tekanan darah tinggi ketika beberapa tes tekanan darah setelah diulang beberapa kali saat kunjungan ke klinik, menunjukkan tekanan darah sistolik secara konsisten di atas 140 atau tekanan darah diastolik secara konsisten di atas 90.

Dokter mengukur tekanan darah dengan manset tekanan darah. Anda juga dapat membeli manset tekanan darah pada toko obat untuk memonitor tekanan darah di rumah. Penyakit ginjal didiagnosis dengan tes urin dan darah.

  1. Tes urin

Tes dipstick untuk albumin. Tes dipstick yang dilakukan pada sampel urin dapat mendeteksi keberadaan albumin dalam urin. Albumin adalah protein dalam darah yang dapat masuk ke urin bila ginjal rusak.

Seorang pasien akan diminta mengumpulkan sampel urin dalam wadah khusus di klinik kesehatan. Klinik akan mengirimkannya ke laboratorium untuk dianalisis. Selama tes ini, perawat atau teknisi akan menempatkan strip kertas yang diolah secara kimia, disebut dipstick, ke urin. Bercak perubahan warna pada dipstick terjadi ketika darah atau protein ada dalam urin.

Dokter menggunakan pengukuran albumin dan kreatinin untuk menentukan rasio antara albumin dan kreatinin dalam urin. Kreatinin adalah produk limbah dalam darah yang disaring di dalam ginjal dan diekskresikan dalam urin. Urin rasio albumin-kreatinin di atas 30 mg/g mungkin merupakan tanda dari penyakit ginjal.

  1. Tes darah

Tes darah melibatkan pengambilan darah pada klinik kesehatan dan mengirimkan sampel ke laboratorium untuk dianalisis. Dokter dapat meminta Anda melalukan tes darah untuk memperkirakan berapa banyak darah yang disaring ginjal setiap menit, disebut estimasi laju filtrasi glomerulus (eGFR). Hasil tes menunjukkan berikut:

  • eGFR 60 atau lebih merupakan rentang normal
  • EGFR di bawah 60 mengindikasikan kerusakan ginjal
  • eGFR 15 atau kurang mungkin menunjukkan gagal ginjal

Bagaimana Cara Mencegah Atau Memperlambat Perkembangan Penyakit Ginjal Dari Tekanan Darah Tinggi?

Cara terbaik untuk memperlambat atau mencegah penyakit ginjal tekanan darah tinggi adalah dengan menurunkan tekanan darah. Langkah-langkah ini mencakup kombinasi obat dan perubahan gaya hidup, seperti:

  • Makan makanan sehat
  • Aktivitas fisik
  • Mempertahankan berat badan yang sehat
  • Berhenti merokok
  • Mengendalikan stres

Tidak peduli apapun penyebab dari penyakit ginjal, tekanan darah tinggi dapat meningkatkan kerusakan pada ginjal. Penderita penyakit ginjal harus menjaga tekanan darah di bawah 140/90.

Apa Itu RENALCARE?

Obat Penyakit Ginjal RenalCare, Produk PT. Autoimun Care Indonesia (PT. AICI) merupakan Formula Herbal yang diciptakan dengan teknologi canggih yaitu Autofermentasi Nanotechnology yang dikhususkan untuk mengatasi berbagai penyakit yang berhubungan dengan Organ Ginjal.
Formula Herbal Obat Penyakit Ginjal RenalCare yang kami produksi ini terbuat dari bahan 100% Herbal Alami dengan kualitas terbaik dan kami pastikan 0% bahan kimia, sehingga tidak ada efek samping jika Anda mengkonsumsinya.